RSS

Mengenal Sistem Operasi Linux

Mungkin sebelumnya sering kali saya posting mengenai tips tips seputar Linux dan khususnya distro Ubuntu karena saya memang suka dan sudah sangat nyaman memakai Ubuntu. Tetapi ada apa dibalik Linux sebenarnya mungkin jarang orang pahami karena kebanyakan user memang tidak peduli akan hal itu.

Sejarah

GNU
GNU (GNU's Not Unix) merupakan sistem perangkat lunak yang kompatibel dengan UNIX. Dimulainya proyek GNU pada tahun 1980 yang diumumkan adanya proyek ini pada tahun 1983 merupakan suatu hasil karya Stallman yang lahir pada 16 Maret 1953, di Manhattan, New York.
Richard Matthew Stallman adalah seorang mahasiswa lulusan Harvard University jurusan Fisika pada tahun 1974. Selama masa kulaihnya, Stallman bekerja sebagai staf di Laboratorium Artificial Intelligence milik MIT. Disaat inilah Stallman belajar mengenai pengembangan Sistem Operasi.



Linux Kernel
Linux (Linus + Unix) merupakan kelanjutan dari proyek GNU yang awalnya telah dicetuskan oleh Richard Matthew Stallman yang ternyata belum memiliki kernel, dari sinilah Linus Torvalds mengumumkan telah membuat sebuah kernel yang dibuat berdasarkan Unix yang diberi nama Linux pada tahun 1991
Linus Torvalds lahir di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. Ketika usianya baru 10 tahun dia sudah mulai berkecimpung dalam urusan pembuatan pemrograman komputer melalui komputer Commoore VIC-20 milik kakeknya. Pada tahun 1988, Linus kuliah di university of Helsinky, Finlandia. Disana dia mulai mengenal pemrograman C.



Logo Linux
TUX (Torvalds Unix) dengan karakter penguin ini merupakan sebuah inspirasi yang dikemukakan oleh Linus Torvalds karena memiliki pengalaman digigit oleh penguin yang menyebabkan demam berhari - hari. Logo ini dibuat oleh Larry Ewing pada tahun 1996 seorang seniman programmer komputer dari Amerika.



Keuntungan GNU/Linux

Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh GNU/Linux, mungkin hanya sedikit asumsi dari saya beberapa kelebihannya yaitu :
  1. Bersifat free karena menggunakan GNU (General Public License)
  2. Open source yang dapat memberikan kemudahan pengembang untuk mengeksplorasi
  3. Dukungan komunitas yang besar sehingga tidak tergantung dengan perusahaan / vendor tertentu
  4. Multi-user yang memungkinkan untuk memiliki banyak user yang bekerja di satu sistem sekaligus.
  5. Kestabilan tinggi karena dibangun menggunakan bahasa C


GNU/Linux Distros

Linux Distributions merupakan suatu distribusi Linux dari pengembangan GNU/Linux. Distro Linux memungkinkan pengguna untuk membuat sendiri karena gratis dan opensource, jadi siapapun dapat mengambil source code dan membuat dostro versi mereka sendiri. Untuk perbedaan antar distro :
  • Metode instalasi
  • Cara konfigurasi
  • Manajemen paket
  • Performansi
  • Community support
Berikut merupakan striktur perkembangan distro Linux dari tahun ke tahun.


Instalasi Linux

Banyak alternatif dalam menggunakan source instalasi Linux selain menggunakan CDROM untuk memudahkan user dalam instalasi. Berikut sumber instalasi yang bisa dipakai :
Source
  • CDROM
  • Harddisk
  • USB drive
  • Network

Metode
Untuk metode sendiri selain langsung di install dual boot di dalam harddisk, Linux pun tak jarang dijumpai dengan metode berikut :
  • Dual-booting
  • Install within Windows (wubi)
  • Virtual computer (vmWare)
  • Live CD
  • PXE (Pre-eXecution Environment)


Arsitektur Linux

Linux adalah sebuah arsitektur hardware independen yang berasal dari UNIX. Hal dibagi menjadi tiga tingkatan yaitu user, kernel dan hardware.


Kesimpulan

Linux menyediakan platform berkembang pesat dan memiliki kestabilan yang tinggi. Walaupun sejarah pengembangan dan sistem supportnya jauh berbeda dengan kebanyakan operating system lain, Linux sangat menarik untuk digunakan di lingkungan bisnis, akademis, maupun pribadi.

Keuntungan utama Linux adalah pengembangan dan support secara terbuka, sejarah dan arsitektur Unix, serta stabilitasnya. Kekurangan utamanya berhubungan erat dengan lebih sedikitnya jumlah penggunanya, aplikasi yang tersedia, dan adanya selang waktu antara diperkenalkannya suatu hardware baru dengan supportnya di Linux. Linux memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan secara lebih lama, dan berkurangnya biaya pengelolaan administrasi jangka panjang, walaupun untuk memulai belajarnya relatif lebih sulit.

3 comments:

Khaireza mengatakan... [Reply to comment]

mampir gan.. kunjungan balik ya.. :D

Khaireza mengatakan... [Reply to comment]

hahaha... sori gan. ane masih cupu.. :malus, ente kan yg udah dewa.. haha
.mbok dipasangi chatbox,, ben penak ninggali jejak.e.. hehe

mahasiswa teladan mengatakan... [Reply to comment]

saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
terimakasih ya infonya :)

Posting Komentar